SEKOLAH GURU INDONESIA

Membentuk Guru Pelopor, Menguatkan Negeri

Sekolah Guru Indonesia (SGI) adalah program pengkaderan kepemimpinan guru. Program ini lahir pada tahun 2009 di bawah naungan Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD) yang kini menjadi GREAT Edunesia. Lahirnya SGI menjadi bukti komitmen kami dalam program pemberdayaan dan peningkatan kualitas guru. Karena kualitas guru merupakan kunci perbaikan kualitas pembelajaran dan pendidikan nasional.

Sekolah Guru Indonesia (SGI) menyelenggarakan berbagai program unggulan yang bertujuan melahirkan guru-guru berkualitas dan strategis, agar mereka dapat berkhidmat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Program-program unggulan ini dikemas dalam pengalaman belajar yang menarik, inspiratif, serta partisipatif dari sesama guru, oleh para guru, dan untuk semua guru.

Kepemimpinan Guru

Konsep Kepemimpinan Guru sedari awal telah menjadi kata kunci bagi pelaksanaan program yang dikembangkan oleh SGI. Kepemimpinan guru adalah kecakapan seorang pendidik untuk mencipta gagasan-gagasan segar sebagai alternatif perubahan bagi kemajuan pendidikan di negeri ini. Perubahan ini tentu mesti dimulai dari kelas ajarnya terlebih dahulu.

Berbagai program telah dilaksanakan oleh Sekolah Guru Indonesia di berbagai daerah di Indonesia, sejak 2023 SGI berfokus dalam menguatkan kepemimpinan guru, menumbuhkan kolaborasi elemen pendidikan dan menumbuhkan kepemimpinan murid di sekolah sebagai dampak program yang dijalankan.

 

Bentuk Intervensi Program

  • Pelatihan Guru
    Guru dapat lebih mandiri mengidentifikasi segala potensi dan tantangan yang dihadapi, terbuka dengan hal baru dalam mengembangkan pembelajaran, adaptif dengan segala perubahan yang terjadi di dunia pendidikan
  • Pelatihan Kepala Sekolah
    Memperkuat kapasitas kepemimpinan, manajerial, dan inovasi para kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif, inklusif, dan berkualitas
  • Teaching Collaboration
    Teaching Collaboration memberikan ruang bagi guru untuk saling belajar dan berbagi pengalaman sehingga dapat meningkatkan kualitas pengajaran di kelas dan sekolah
  • FGD Program Sekolah
    FGD Program Sekolah dirancang untuk menstimulasi kepala sekolah dan guru agar memahami dan terbiasa melakukan diskusi-diskusi efektif dalam menghadapi tantangan sehingga memperoleh keputusan terbaik, disepakati dan dipahami oleh semua warga sekolah
  • Roadshow Guru Pemimpin
    Program pelatihan singkat bersama Trainer SGI yang diadakan dalam rangka mengubah paradigma dunia mengajar dan mendidik untuk para guru-guru dan calon guru
  • Akademi Guru Pemimpin
    Program aktualisasi dan peningkatan level trainer penerima manfaat/aktivis SGI dengan berbagai aktivitas dan pengembangan diri guru dengan prinsip; Belajar, Bergerak, dan Berbagi

Aktivitas Program

  1. Program SGI Angkatan 49 dan 50
    Program SGI mempunyai target untuk mewujudkan ekosistem pendidikan berkualitas untuk mengembangkan kepemimpinan peserta didik. Program SGI di tahun 2024 diselenggarakan di 5 wilayah, yakni
    SGI Angkatan 49
  • Kab. Bogor – Jawa Barat
  • Kab. Serang – Banten
  • Kab. Lombok Utara – NTB

    SGI Angkatan 50

  • Kab. Musirawa – Sumatera Selatan
  • Kab. Bekasi – Jawa Barat

    Tujuan Program:
    Adapun tujuan program ini adalah:

  • Kepala sekolah menguasai keterampilan dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin instruksional;
  • Kepala sekolah rutin melakukan supervisi klinis dengan pendekatan coaching kepada guru;
  • Kepala sekolah memastikan komunitas belajar guru berjalan dengan baik;
  • Kepala sekolah menjalin kemitraan dengan minimal dua stakeholder dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran;
  • Guru mampu mengimplementasikan pembelajaran bermakna berbasis proyek (ADAB Project);
  • Guru rutin merefleksi dan mengevaluasi pembelajaran;
  • Guru aktif untuk melakukan pengembangan diri melalui kegiatan-kegiatan berkomunitas dan berbagi praktik baik;
  • Guru mengimplementasikan 10 Kepemimpinan Guru;
  • Guru dan kepala sekolah membuat program yang menunjang kepemimpinan murid;
  • Guru mewujudkan manajemen kelas yang membangun budaya positif;
  • Kepala sekolah memahami strategi membangun kolaborasi dalam menciptakan pendidikan berkualitas;
  • Sekolah bermitra dengan stakeholder dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

2. Program Sekolah Beranda

Sekolah beranda merupakan salah satu program dari lembaga pengembangan insani Dompet Dhuafa yang kini menjadi GREAT Edunesia. Program ini memberikan akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah terdepan indonesia yang fokus pada peningkatan kompetensi literasi dan kepemimpinan siswa berbasis pada potensi dan kearifan lokal. 

Program Sekolah Beranda telah diselenggarakan dari tahun 2023 s.d tahun 2024 di Kabupaten Natuna – Prov. Kepulauan RiauProgram ini memiliki tujuan umum, terdapatnya model penyelenggaraan program pendidikan di wilayah 3T yang dapat meningkatkan kompetensi literasi dan kepemimpinan murid berbasis pada potensi dan kearifan lokal. Selain itu, program ini memiliki beberapa tujuan khusus, yaitu;

  • Meningkatnya kompetensi literasi siswa melalui pembiasaan baik di sekolah, masyarakat dan keluarga
  • Meningkatnya kepemimpinan siswa melalui pembelajaran berbasis proyek
  • Munculnya potensi dan kearifan melalui program komunitas lokal yang dibentuk
  • Terdapatnya keterlibatan dari sektor publik dalam memberikan dukungan pada program di wilayah pebatasan

Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan beberapa tahap implementasi seperti berikut

Prestasi PM

  • Nardis, S.Pd., M.Pd. – Guru Duta Canva
  • Muhammad Akbar, S.Pd., M.M.Inov, Sri Agustini, S.Pd, Martie Prichartin, S.Pd.SD (TIM) – Lomba Inovasi Daerah (Juara 3)
  • Tonny Mulyono, S.Pd. – Anugerah Inovasi Daerah (Juara 1)
  • Edi Arham, S.Pi., M.Pd. – Guru Dedikatif SD_Jambore GTK 2024 (Terbaik 1)
  • Bastin, S. Pd., M. Pd- Juara 1 GTK Inovatif – Kategori Guru Pamong
  • Normayanti, S.Pd., M.Pd – Jambore GTK Hebat Kategori Guru Inovatif dalam rangka Hari Guru Nasional 2024
  • Panji Setiawan- Duta Teknologi (NTB)
Wilayah
0
Guru
0
Guru
0
Siswa
0

Rekam Jejak Manifestasi Tempaan Kepemimpinan

Pada 2023, sebanyak 32.545 orang menjadi penerima manfaaat Leadership Project BAKTI NUSA angkatan 12. Total penerima manfaat leadership project berbasis daring sebanyak 47.151 dengan total konten media sosial sebanyak 2.723.

Guna memasifkan pesan dan dampak leadership project bagi masyarakat luas, para penerima manfaat BAKTI NUSA 12  berkolaborasi dengan 263 mitra strategis di seluruh wilayah program.

orang
0

Mitra Kerjasama

BAKTI NUSA

Dana Tersalurkan

Rp. 342.005.000

Mitra Kampus

BAKTI NUSA

Galeri

Sekolah Litarasi Indonesia